Kahfi Talk less Do More

Cara Pasang Subwoofer dengan Mudah Untuk Amplifier

3 min read

Cara Pasang Subwoofer

Bagi sebagian orang menambahkan subwoofer ke dalam rangkaian instalasi audio miliknya adalah sesuatu yang seakan wajib untuk dilakukan. Oleh karena itu bagi golongan ini sangat penting untuk mengetahui cara pasang subwoofer.

Sesuai dengan namanya, kegunaan subwoofer memiliki ciri yang lebih spesifik jika dibandingkan dengan saudaranya, yaitu woofer atau speaker regular. Yaitu menghasilkan tangga nada jenis bass yang memang memiliki frekuensi yang jauh lebih rendah.

Nah bagi yang penasaran dan ingin tahu bagaimanakah cara pasang subwoofer untuk di mobil atau cara pasang subwoofer pasif dan aktif, silahkan simak uraian dalam artikel ini.

Sekilas Tentang Subwoofer

Kebanyakan orang awam akan mengenal subwoofer dan woofer itu adalah sama-sama sebuah speaker. Hanya saja berbeda nama karena berbeda fungsi diantara keduanya. Hal tersebut tidak salah 100%, namun juga tidak tepat.

Sebenarnya, baik speaker, woofer dan subwoofer adalah sebuah alat yang sangat berbeda satu sama lainnya. Speaker merupakan media untuk mengeluarkan suara dari proses audio atau suara secara langsung agar terdengar lebih keras dan maksimal, contohnya speaker double coil.

Woofer adalah jenis speaker yang menghasilkan nada suara rendah yang sering disebut bass. Sedangkan subwoofer sama dengan woofer namaun nada suara yang dihasilkan akan jauh lebih rendah lagi.

Khusus untuk subwoofer, di pasaran tersedia 2 macam jenis, yaitu subwoofer aktif dan subwoofer pasif. Perbedaan yang dimiliki antara kedua subwoofer ini sangat signifikan, baik dari segi fungsi maupun dari segi komponen pembuatan rangkaiannya.

Untuk subwoofer aktif bentuknya sudah menjadi satu kesatuan dengan subwoofer pasif dan amplifier, sehingga pengguna tinggal menyuplai daya 12-14volt dan input suara. Jenis ini biasanya digunakan pada instalasi audio mobil.

Sedangkan untuk subwoofer pasif, pengguna masih harus menambahkan amplifier dan box agar subwoofer dapat berfungsi dengan baik. Jenis ini umum digunakan bagi golongan yang merupakan penyuka kualitas suara.

Golongan ini akan membuat pengaturan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan demi kepuasan pribadi yang maksimal. Contoh penggunaannya adalah subwoofer yang dipasang di home theatre seperti subwoofer Polytron PSW 800.

Subwoofer untuk Mobil

Pada cara pasang subwoofer mobil, ada 3 jenis yang biasa digunakan, yaitu:

  • Kit filter 1 potensio – berguna sebagai pengatur level suara audio.
  • Kit filter 2 potensio – beguna sebagai pengatur frekuensi.
  • Kit filter 3 potensio – terdiri dari 3 kit potensio di dalamnya yang masing-masing berfungsi mengatur volume bass, mengatur frekuensi nada rendah dan potensio 3 mengatur volume total.

1. Cara Pasang Kit Filter 1 atau 2

Cara pasang filter subwoofer Kit 1 atau 2 adalah cukup dengan menyuntikkan nada rendah pada speaker aktif., sehingga akan menghasilkan suara bass yang dalam saat ada di level 2.0.

2. Cara Pasang filter Kit Filter 3

Cara memasang filter subwoofer Kit 3 lebih rumit sebab input dan output memiliki jalur yang berbeda dan harus memakai resistor serta mixer. Tujuannya agar suara yang keluar tetap berkualitas baik.

3. Cara Pasang Tanpa Tone Control

Cara pasang subwoofer jenis ini sangat gampang, karena cukup dengan menyuntikkan filter subwoofer pada speaker aktif maka kualitas bass akan maksimal. Kemudahan ini didapat karena semua file audio terbaru telah disematkan equalizer.

Bingung memilih yang mana?

Sebenarnya tak perlu bingung, dari ketiga cara pasang subwoofer di atas, cari saja yang sesuai dengan kebutuhan. Apabila ingin menambahkan subwoofer aktif di mobil, cukup gunakan kit filter 1 atau 2 lalu ditambahkan amplifier standar, bisa mono atau stereo.

Atau jika ingin yang lebih menggelegar dengan memakai kit filter 3, maka siapkan dua buah amplifier, yaitu untuk subwoofer dan untuk speaker satelit atau speaker aktif.

Subwoofer untuk Amplifier

Cara pasang subwoofer ke amplifier memiliki beberapa cara. Metode umum yang paling sering dipakai adalah menyambungkan subwoofer ke output amplifier. Namun ada juga jenis subwoofer yang memakai koneksi berupa kabel RCA.

1. Cara Pasang dengan Output LFE Subwoofer

Cara pasang subwoofer yang pertama ini memanfaatkan keberadaan Output Subwoofer untuk membuat konektivitas dengan pihak penerima, yaitu amplifier dengan memakai kabel Low-Frequency Effects atau disebut juga kabel LFE.

Cara ini sangat umum dan sering digunakan sebab hampir semua amplifier, baik prosessor atau home theatre serta beberapa amplifier stereo memakai jenis output subwoofer yang satu ini.

Sebagai informasi tambahan. nantinya tulisan yang tercantum di Port LFE mungkin akan tertulis ‘SUBWOOFER’ dan bukan sebagai LFE, hal ini karena jenis output tersebut memang hanya akan dugunakan pada jenis subwoofer.

Informasi ini mungkin akan terkesan remeh, namun pada kenyataannya banyak yang bingung karena ketika praktik tidak dapat menemukan port LFE ini, yang ternyata bertuliskan Subwoofer.

Untuk langkah pengaturannya, tinggal hubungkan saja secara manual output subwoofer yang bertanda “LFE in” pada jack milik amplifier, yang ditandai dengan tulisan “Line in).

2. Cara Pasang dengan RCA Stereo atau Output Tingkat Speaker

Cara pasang subwoofer dengan memakai kabel RCA digunakan pada jenis amplifier atau receiver yang tak disematkan fitur output subwoofer LFE. Atau pemasangan pada amplifer yang memakai subwoofer namun tidak memiliki input LFE.

Pada jenis yang satu ini, maka biasanya dari pihak produsen akan membekali subwoofer dengan sebuah  konektor RCA stereo kanan dan kiri (R dan L).

  • Nah karena pada bagian Line In di subwoofer memakai kabel RCA maka di bagian keluar amplifier juga akan memakai kabel RCA. Sehingga langkah untuk menyambung adalah dengan menancapkan kabel RCA pada bagian port subwoofer, baik port R atau port L.
  • Namun apabila ujung kabel terbagi menjadi dua bagian, dengan kabel Y pada saluran kanan dan kiri, maka lakukan penyambungan pada busi RCA sesuai dengan lokasi kedua output dari amplifier tersebut, yaitu kiri dan kanan.
  • Hal yang berbeda berlaku apabila ternyata ada klip pegas pada bagian subwoofer. Untuk itu gunakanlah proses yang sama ketika menyambung speaker jenie stereo dasar. Yaitu memakai klip pegas untuk menghubungkan subwoofer pada output speaker.

Pada cara terakhir, jangan lupa untuk memastikan saluran yang digunakan sudah tepat ya, jadi dua set klip pegas yang ada pada subwoofer itu masing-masing untuk untuk speaker dan speaker keluar.

Ini berarti ada speaker lain yang tersambung ke subwoofer, yang akan menghubungkan ke penerima untuk meneruskan sinyal audio.

Nah agar tidak rumit untuk membedakan jalur beberapa kabel tersebut, maka sebaiknya gunakanlah jenis klip pisang, agar beberapa kabel yang ada tidak saling tumpang tindih peletakannya pada bagian belakang amplifier. Tentu hal ini juga akan tampak lebih rapi bukan?

Demikianlah uraian tentang cara pasang subwoofer. Semoga bermanfaat!

Kahfi Talk less Do More