Kahfi Talk less Do More

Cara Menghilangkan Arus DC Pada Speaker Agar Jernih

3 min read

Cara Menghilangkan Arus DC Pada Speaker

Apakah speaker Anda mengalami suara dengung atau tidak jernih karena tegangan tertentu? Jangan panik, Anda bisa memperbaikinya dengan cara menghilangkan arus DC pada speaker yang biasa jadi penyebab DCO ampli tinggi.

Jadi, tidak heran jika speaker terkadang muncul timbul suara serak, dengung transistor yang cepat panas.  Hal tersebut karena penyebab bias tidak seimbang yakni terlalu ketinggian yang muncul dari faktor komponen yang rata-rata KW atau tidak asli.

DCO tinggi akan berakibat spul speaker terbakar jika diputar dengan volume tinggi.  Maka, lakukan cara menghilangkan arus DC pada speaker agar tegangan DC normal kembali, alias tidak terlalu Offset. Berikut ini penjelasan tentang DC Offset dan cara mengatasinya:

Mengenal Apa itu DCO?

DC Offset atau DCO adalah situasi dimana tegangan DC keluar di out speaker power amplifiernya yang terlalu tinggi dan keluar di outputnya tersebut bisa berbahaya. DCO bisa membuat spul speaker mudah jebol pada level yang maximal.

Hasil suaranya pun tidak jernih karena penyebab daun speaker maju mundur bahkan mengeluarkan suara dengung. Itulah sebabnya tegangan pada output ini harus dihindari dan di setting mendekata 0.00mv  agar posisi spul speaker seimbang.

Jika DCO (+) terlalu tinggi, maka posisi spul speaker maju ke depan dan jika DCO (-) yang tinggi, maka posisi spul speaker akan mundur ke belakang, meskipun level volumenya ditutup.

Biasanya, power amplifier yang memiliki watt besar memakai jenis tegangan simetris atau ganda (negatif, ground, positif) dan tanpa kapasitor bisa langsung menyambungkan output amplifier dengan speaker.

Di output amplifier ini biasanya memiliki tegangan DC, tegangan Dc itulah yang disebut DCO.  Lalu. bagaimana cara menghilangkan dc offset agar normal kembali? Anda bisa melakukan cara menghilangkan arus DC pada speaker agar transistor final adem.

Cara Menghilangkan Arus DC Pada Speaker

Cara Menghilangkan Arus DC Pada Speaker

Anda tidak boleh memberi speaker dengan tegangan DC yang bisa menggeser coil atau spulnya. Hal tersebut bisa berakibat spul tersebut tidak dapat bergerak maksimal sehingga hasil suara menjadi tidak bagus.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa tegangan DC yang tinggi bisa membakar spul. Itulah sebabnya harus menghindari tegangan DC pada speaker dengan cara menghilangkan arus DC pada speaker.

Lalu. bagaimana cara menghilangkan dc offset dengan cara menghilangkan arus DC pada speaker? Berikut ini penjelasan lengkapnya:

1. Menggunakan LTP atau Penguat Diferensial

Penguat diferensial dibuat dengan transistor NPN 1 dan NPN 2, dimana tegangan colekctor transistornya mengalir melalui arus R1 dan R2. Resistor ini biasanya disebut dengan istilah R DCO yang berfungsi menghilangkan arus DC yang berlebihan pada speaker.

Penguat diferensial ini dibentuk dengan Q1 Q2. Arus kolektor Q1 Q2 akan dipaksa sama besarnya oleh cermin arusnya Q3 dan Q4. Saat arus hFE Q1 Q2 sama, maka arus basisnya akan otomatis sama.

Q1 ini akan mengalir lewat arus R2 dari output amplifier. Kemudian Q2 akan mengalir lewat R1 yang dimulai dari ground. Apabila R1 R2 sama nilainya dan arus VBE dari Q1  Q2 juga sama, maka tegangan keluaran DC speaker amplifier jadi 0 V.

Tetapi, dari transistor tidak ada tegangan basis untuk emitor hFE dan VBE yang tipenya sama dan nilainya juga sama persis. Begitu pula dengan resistor R1 R2 yang nilainya tidak bisa sama persis. Hal ini  karena adanya bentuk toleransi dari komponennya.

Hal tersebutlah yang membuat tegangan DC amplifier tidak 0 V. DCO tersebut dapat nilai plus atau minus dengan beberapa mili Volt. Tetapi, amplifier yang dirangkai dengan baik, DCO-nya harus di bawah minus atau plus dari 50mV.

Untuk cara memperkecil DC Offset, Anda bisa menggunakan bentuk transistor dengan tegangan hFE tinggi di arus Q1 dan juga Q2. Letak resistor dco ini akan membuat arus basis jadi lebih kecil. Selain itu, pilih juga nilai arus R1 dan juga R2 yang lumayan kecil.

Tegangan pada arus R1 dan juga R2 jangan sampai terlalu kecil agar impedansi masukan pada salah satu amplifier bisa ditentukan dari R1. R1 dan R2 yang umumnya dipilih adalah antara 10K hingga 22K Ohm.

Dimana tegangan VBE transistor bipolar ini akan mempunyai beberapa koefisien dengan suhu sebesar -2,2mV/ᵒC. Jadi, semakin tinggi suhu transistor, maka akan semakin kecil juga tegangan VBE-nya.

Jika suhu arus Q1 dan juga Q2 tidak sama, basis kedua arusnya juga akan jadi tidak sama. Cara mempertahankan arus basisnya Q1 dan juga Q2 agar tetap sama meskipun suhu keduanya berubah, maka Q1 Q2 harus menempel bagian badan agar suhu Q1 Q2 tetap sama.

Menggunakan LTP atau Penguat Diferensial ini sudah terbukti jadi cara menghilangkan arus DC pada speaker yang efektif karena DC offset biasanya memiliki tegangan yang tidak seimbang, alias selalu berubah-ubah.

2. Mengatur DC Offset  Menggunakan Trimpot

DC yang Offest juga bisa atur dengan trimpot untuk mendekati 0 V. Meskipun cara memperkecil DC Offset ini tidak seakurat menggunakan LTP atau penguat diferensial.

3. Mengatur DC Offset Menggunakan DC Servo

DC Servo merupakan sebuah rangkaian yang akan memaksa output amplifier speaker tetap dekat dengan 0 V. Meskipun bagian input amplifier tersebut ada tegangan DC dengan jangkauan tertentu.

Meskipun suhu transistor penguat diferensial tidak sama, DCO akan tetap dekat dengan 0 V menggunakan skema DC servo tersebut. Menggunakan skema DC servo bisa membuat DC offset tetap rendah menjadi beberapa plus atau minus µV.

Input amplifier juga jadi tidak harus menggunakan jenis coupling kapasitor, alias tidak perlu menggunakan DC coupled lagi.

Rangkaian skema DC Servo ini dibuat menggunakan U1B dan op-amp U1A, yakni U1A yang merupakan integrator, sedangkan U1B jadi invertingnya amplifier yang menggunakan tegangan -1x.

Cara Mengukur DCO Pada Speaker

Setelah mengetahui cara memperkecil Dc Offset di atas, sebenarnya Anda perlu tahu bagaimana cara mengukur DCO pada speaker untuk melakukan tindakan tersebut. Nah, cara tes DCO adalah menggunakan AVO Digital agar lebih akurat.

Cara menggunakan Avo digital untuk mengukur DCO adalah menutup input dengan di jumper ke ground. Kemudian pada bagian probe merah AVO di tempel di bagian out speakernya. Sedangkan probe hitamnya ke ground dengan skala 200mV pada AVO digital.

Maka, lihat dan catatlah hasil DCO-nya yang tertera pada AVO digital tersebut. Para perancang elektronik menyarankan untuk ukuran DCO normal maksimal +/-20mV, namun 0.0mV jauh lebih baik.

Penutup

Itulah cara menghilangkan dc offset dengan cara menghilangkan arus DC pada speaker. Jika DCO-nya sudah mendekati 0.0V maka bias pun akan jadi seimbang. Sehingga transistor final juga jadi adem dan suara yang dihasilkan speaker pun jadi jernih dengan sendirinya.

Kahfi Talk less Do More