Kahfi Talk less Do More

Peta Jawa Tengah, Potensi, dan Persebaran Industrinya

1 min read

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Jawa Tengah Meurpakan wilayah provinsi di indonesia dan memiliki luas wilayah 32.548 km2. Letak peta Jawa Tengah tepatnya berbatasan dengan D.I. Yogyakarta. Semua potensi wilayahnya tersebar dengan merata mulai dari pengembangan komoditas sampai dengan industri. Untuk lebih jelasnya, simak uraian mengenai Jawa Tengah berikut ini.

Peta Jawa Tengah Berdasarkan Letak Geografis Jawa Tengah

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Jawa Tengah memiliki luas wilayah sekitar 32.548 km2 yang terletak di koordinat 5° 40’ dan 8° 30’ Lintang Selatan dan antara 108° 30’ dan 111° 30’ Bujur Timur. Untuk cakupan geografisnya, Kepulauan Karimunjawa dan Pulau Nusakambangan masuk Jawa Tengah.

Jika dilihat dalam Peta Jawa Tengah, provinsi ini akan berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat. Kemudian, di sebelah selatan dengan Provinsi Yogyakarta dan Samudra Hindia. Pada sebelah utara ada Laut Jawa. Terakhir. di bagian timur berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur.

Untuk gambaran topografinya, Provinsi Jawa Tengah terdiri dari datarn rendah yang tersebar di seluruh daerah. Kemudian, di bagian tengah adalah daerah pegunungan dan dataran tinggi. Terakhir, daerah pantai ada di wilayah utara dan selatan.

Di Jawa tengah Terdapat Kota Semarang, Magelang, Purwokerto, Pekalongan, salatiga, tegal, purbalingga, klaten, magelang dan Batang.

Potensi Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Jawa Tengah

Untuk potensi perkebunan, Jawa Tengah cukup memiliki unggulan pada karet, kopi, teh, kelapa, tebu, dan Kakao. Kemudian, untuk komoditas pertanian ada padi dan jagung. Hampir seluruh wilayah Jawa Tengah menghasilkan jagung kecuali daerah Magelang dan Pekalongan.

Sedangkan untuk karet berpusat di Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, dan Kendal. Untuk komoditas kopi dihasilkan oleh Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan beberapa wilayah lainnya. Sedangkan sentra produksi teh, ada di Wonosobo, Karanganyar, Pekalongan, Magelang, dan sekitarnya.

Untuk kelapa banyak dikembangkan di wilayah pesisir. Sedangkan tebu banyak dibudidayakan di Brebes, Tegal, Pemalang, klaten. Terakhir, untuk komoditas kakao, dipusatkan pada beberapa perkebunan seperti di Jepara, Cilacap, Batang, dan Pemalang.

Sektor perikanan disini juga tidak kalah maju yang berpusat di Brebes, Cilacap, Tegal, Kebumen, Demak, dan beberapa daerah pesisir lainnya. Selain menangkap ikan di laut, Jawa Tengah juga melakukan budidaya di tambak. Bahkan, sudah ada teknologi pabrik pengalengan ikan dengan mutu olah yang berkualitas.

Potensi Sektor Wisata di Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah tidak kalah banyak byek wisata dengan provinsi tetangga seperti Yogyakarta. Salah satu wisata andalan ada di Kabupaten Magelang yaitu Candi Borobudur, dan candi lainnya yang satu kompleks.

Ada juga potensi wisata air terjun seperti yang ada di Kabupaten Karanganyar seperti Grojogan Sewu. Wisata alam lainnya seperti Goa ada di Kabupaten Kebumen. Wisata pegunungan juga banyak ditawarkan seperti gunung Ungaran di Semarang, dan lereng gunung Slamet di Kabupaten Tegal.

Potensi wisata lain selain obyek alam dan candi ada di Surakarta yang terdapat Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran. Selain itu juga ada potensi teksil yang menjadi tempat wisata yaitu pusat batik  di Kota Pekalongan.

Persebaran Industri di Jawa Tengah

Untuk industri di wilayah Jawa Tengah, terpusat pada Kabupaten Rembang yang memiliki pabrik gula tumbu. Kemudian, juga ada di Kabupaten Batang dengan pabrik produksi minyak atsiri untuk dikirim ke luar negeri. Industri tekstil juga terdapat di Jawa Tengah. Terakhir, juga terdapat pusat pertambangan di Rembang.

Itulah beberapa potensi wilayah yang dapat dilihat dari persebarannya di peta Jawa Tengah. Pengembangan setiap daerah di Provinsi Jawa Tengah tergolong merata sehingga semuanya memiliki komoditas dan sumber ekonomi yang dapat menunjang kehidupan masyarakat daerah.

Kahfi Talk less Do More