Kahfi Talk less Do More

Daftar Persamaan Transistor 2N5401 dan Penjelasan Lengkapnya

3 min read

Persamaan Transistor 2N5401

Deretan kode abjad dan nomor diberikan pabrik pembuatnya pada setiap jenis transistor pada rangkaian elektronika sebagai pembeda. Kode inilah yang membuat kita lebih mudah untuk mendapatkan persamaan transistor 2N5401.

Biasanya, toko elektronika menyediakan berbagai jenis transistor, baik secara online maupun offline. Terkadang, kita tidak mendapatkan transistor dengan kode yang dibutuhkan tapi masih ada transistor pengganti atau transistor equivalent.

Mengenal Transistor 5401

Mengenal Transistor 2N5401

Sebelum mengetahui persamaan transistor 2N5401, Anda harus mengenal transistor ini terlebih dahulu. Transistor ini punyai nilai penguatan sinyal cukup besar sehingga masuk dalam golongan transistor bipolar.

Transistor 2N5401 merupakan transistor yang sering digunakan pada berbagai macam sirkuit elektronika, mulai dari proyek elektronika pelajar hingga perangkat elektronika komersil.

Transistor ini biasanya berbentuk paket kemasan plastik TO-92 yang solid, meskipun ada sebagian produsen yang menggunakan bentuk paket kemasan lain. Umumnya, desain TO-92 digunakan untuk mengemas transistor 5401.

Komponen ini punya nilai penguatan sinyal atau gain yang cukup baik, yakni sekitar 100. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan komponen aktif pada sirkuit penguat sinyal bagian pre amp.

Namun, Anda harus mempertimbangkan cara pemberian tegangan bias pada pin basis. Langkah ini diperlukan agar tegangan tidak berlebihan karena bisa mengakibatkan transistor lebih mudah panas atau overheating.

Batas maksimum beban arus komponen mencapai 1A, sedangkan tegangan kolektor-emitor mencapai 400V karena bisa dipakai pada rangkaian switching daya untuk mengangkat daya maksimal 1A.

BACA JUGA: Yuk Kenali dan Ketahui Persamaan Transistor D882

Daftar Persamaan Transistor 2N5401

Jika Anda tidak menemukan transistor kode 5401, maka bisa menggunakan transistor penggantinya dengan spesifikasi dan karakteristik yang serupa. Berikut beberapa persamaan transistor 2N5401 yang bisa Anda gunakan.

  • 2N5096
  • BF723
  • MPSA93
  • MPSA92
  • KTA1275
  • 2SC2909
  • 2SA1207
  • 2SA1625
  • 2SA1319
  • 2N5550
  • S8050

1. Persamaan Transistor 2N5401

Sebenarnya, Anda boleh mengganti semua tipe transistor dengan transistor lain, asalkan harus memenuhi syaratnya, yakni spesifikasi dan karakter lebih tinggi atau mirip.

Itulah mengapa Anda harus memperhatikan persamaan transistor 5401 agar tidak salah pilih, jadi harus jelas dalam memahami persamaan transistor 2n5401 dan 2N5551.

Misalnya saja, Anda ingin mengganti transistor dengan arus kolektor maksimum 0.5A maka gunakan transistor persamaan dengan arus kolektor tinggi, yakni sebesar 0.5A atau lebih tinggi agar masih bisa berfungsi sebagainya transistor 5401.

Pemilihan transistor dengan arus kolektor lebih tinggi sebagai bentuk antisipasi transistor beroperasi terlalu keras karena bisa membuatnya mudah rusak dan cepat panas.

Datasheet transistor akan memberikan informasi setiap transistor, mulai dari fitur dan spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya.

2. Susunan PIN Transistor Pengganti

Mengetahui letak setiap PIN transistor pengganti yang ingin digunakan juga harus Anda perhatikan agar tidak salah dalam menggunakan pengganti transistor 2N5401. Transistor pengganti tidak harus ada konfigurasi terminal yang sama dengan aslinya.

Dalam penyusunan PIN transistor pengganti, Anda harus tahu posisi semua kaki transistor pengganti agar tidak terjadi kesalahan pada proses solder sirkuit sehingga bisa mencegah adanya kerusakan pada transistor.

Datasheet Transistor 2N5401

Datasheet berisi kumpulan data teknis berkaitan dengan suatu peralatan elektronika, mulai dari karakteristik, fitur, dimensi komponen hingga kemampuannya. Berikut ini adalah datasheet dari transistor 5401 dalam bentuk tabel.

Jenis PNP
Tipe 2N5401
Kemasan Paket TO-92
Nilai Penguatan Maximum 240
Arus Kolektor Maximum 0.6A
Tegangan Emitor-Basis 5V
Tegangan Kolektor-Emitor Maximum 150V
Tegangan Kolektor Basis Maximum 160V
Disisipasi Kolektor 60W
Frekuensi Transisi 300MHz
Nilai Noise 2dB
Suhu Kerja Maximum 150oC

 

Susunan Kaki Transistor 2N5401

Salah satu hal yang juga penting untuk diperhatikan adalah susunan terminal transistor 5401, mulai dari basis, kolektor dan emitor beserta penjelasannya.

  1. Basis, pengendali bias transistor
  2. Kolektor, aliran arus ke kolektor transistor
  3. Aliran arus ke emitor transistor

Fungsi Transistor 5401

Pada umumnya, setiap transistor memiliki fungsi yang sama, yakni bisa digunakan sebagai penguat arus atau tegangan dan sebagai saklar. Sebagian orang menggunakan transistor sebagai switching atau saklar.

Namun, sebagian lagi memanfaatkan transistor ini sebagai penguat sinyal seperti yang ada di sirkuit amplifier. Anda harus mengatur pemberian arus bias basis transistor untuk menggunakannya pada rangkaian elektronika.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak beberapa dua fungsi dari transistor atau persamaan transistor 2N5401 berikut.

1. Transistor 5401 sebagai Penguat

Fungsi pertama yang bisa Anda dapatkan dari transistor 2N5401 adalah sebagai penguat sinyal. Kemampuan transistor dalam menguatkan sinyal sangat bagus, khususnya dalam bentuk arus listrik dan tegangan sampai beberapa kali lipat.

Pada rangkaian sistem amplifier, transistor ini bisa digunakan untuk menguatkan sinyal, baik penguat amplifier gelombang radio atau penguat audio. Anda perlu mengatur kerja transistor agar berada di wilayah active untuk fungsi penguat sinyal.

Transistor tetap berada di kondisi antara cut off dan saturasi jika arus basis diatur pada besaran yang tepat. Perbandingan antara arus kolektor dan basis adalah besarnya penguatan gain atau tegangan oleh transistor.

Anda bisa mendapatkan aliran arus jauh lebih besar pada output transistor dengan mengendalikan aliran bias basis yang begitu kecil. Itulah mengapa transistor digolongkan sebagai komponen elektronika aktif karena sinyal baru lebih tinggi.

Ada 3 jenis rangkaian sistem penguat transistor yang paling sering digunakan dengan beragam sirkuit elektronika, yakni sistem penguat common emitter, common base, dan common colector.

Penguat common emitter adalah jenis yang paling sering digunakan karena kemampuan penguatan sinyal yang dimilikinya lebih baik dan noise juga rendah.

2. Transistor 5401 sebagai Saklar

Anda harus memberikan arus bias pada basis transistor lebih besar dari tegangan breakdown agar transistor bisa difungsikan sebagai saklar. Biasanya, tegangan tembus transistor atau tegangan breakdown berada di antara 0.3V hingga 0.7V.

Transistor akan masuk pada kondisi saturasi saat Anda mensuplay tegangan bias basis melebihi batas tegangan tembusnya. Dengan begitu, hambatan kolektor-emitor sangat rendah hingga mendekati 0.

Kondisi ini memungkinkan terjadinya aliran arus listrik antara kolektor emitor. Sebuah saklar dalam kondisi tertutup menggambarkan kondisi saturasi pada transistor 5401 sehingga arus listrik bisa mengalir dengan bebas di antara pin keduanya.

Cara memutus bias tegangan pada basis transistor berguna untuk menghentikan aliran arus listrik pada kolektor-emitor sehingga transistor berada pada kondisi non-aktif dan cut off.

Arus listrik menjadi lebih susah lewat ketika terjadi resistensi antara terminal kolektor-emitor sangat besar pada kondisi saturasi sehingga terlihat seperti saklar dalam kondisi tidak terhubung.

Anda sebaiknya mengatur besar arus bias pada basis transistor ketika mengoperasikan transistor sebagai saklar. Pastikan besarnya arus bias tidak terlalu besar karena jika arus bias terlalu besar maka bisa menyebabkan kerusakan pada transistor.

Biasanya, besaran arus bias basis transistor 10mA sampai 100mA, tergantung pada spesifikasi setiap transistor karena resistor pembatas arus sangat dibutuhkan pada kaki basis transistor.

Bagi Anda yang tidak menemukan transistor dengan kode yang dibutuhkan, maka bisa memilih persamaan transistor 2N5401. Pastikan Anda mengenal spesifikasi transistor agar tidak salah dalam memilih penggantinya.

Kahfi Talk less Do More